Saturday, May 23, 2009

Novel Sengsara Membawa Nikmat, Siti Nurbaya, Azab dan Sengsara

Berhubung ada permintaan beberapa teman yang hobi membaca novel jaman dulu maka kami sertakan ebook novel-novel klasik. Thanks to buku-digital.co.cc

Author : Tulis St. Sati
Judul : Sengsara Membawa Nikmat
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 1928
Tebal Buku : 192 halaman
Ebook : syauqy_arr

image0019

Seorang pemuda bernama Kacak, karena merasa Mamaknya adalah seorang Kepala Desa yang dikuti, selalu bertingkah angkuh dan sombong. Dia suka ingin menang sendiri Kacak paling tidak senang melihat orang bahagia atau yang melebihi dirinya. Kacak kurang disukai orang-orang kampungnya karena sifatnya yang demikian. Beda dengan Midun, walaupun anak orang miskin, namun sangat disukai oleh orang-orang kampungnya. Sebab Midun mempunyai perangai yang baik, sopan, taat agama, ramah serta pintar silat. Midun tidak sombong seperti Kacak. Karena Midun banyak disukai orang, maka Kacak begitu iri dan dengki pada Midun. Kacak sangat benci pada Midun. Sering dia mencari kesempatan untuk bisa mencelakakan Midun, namun tidak pernah berhasil. Dia sering mencari gara-gara agar Midun marah padanya, namun Midun tak pernah mau menanggapinya. Midun selalu menghindar ketika diajak Kacak untuk berkelahi. Midun bukan takut kalah dalam berkelahi dengan Kacak, karena dia tidak senang berkelahi saja. Ilmu silat yang dia miliki dari hasil belajarnya pada Haji Abbas bukan untuk dipergunakan berkelahi dan mencari musuh tapi untuk membela diri dan mencari teman.

Download (PDF)


Author : Merari Siregar
Judul : Azab dan Sengsara
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 1920

image00110

Cerita dimulai dengan perkenalan tokoh utama, pemuda dan pemudi yang saling cinta. Mereka sudah saling mengenal sejak masih kanak-kanak seperi halnya kakak beraadik. Pemuda lebih tua dari si gadis. Mereka bersekolah selisih satu kelas. Mereka setiap hari pergi dan pulang sekolah bersama-sama. Pada mulanya hanya sebagai kakak beradik saja mereka. Namun, setelah pemuda dan si gadis dewasa, mereka sadar bahwa mereka saling mencintai. Si pemuda tamat sekolah, mereka terpaksa berpisah karena si pemuda harus mencari pekerjaan atau bersekolah di tempat lain. Oleh perpisahan ini cinta mereka menjadi lebih besar. Karena jaraknya jauh, untuk menyambung hubungan cinta itu mereka saling mengirim surat. Terjadilah motif surat-menyurat. Bukan saja berisi perasaan cinta dan kehidupan mereka, melainkan surat itu juga menceritakan peristiwa-peristiwa yang terjadi sesudah mereka berpisah. Rupanya perpisahan tempat itu juga membuat mereka berpisah selamanya, dalam arti, mereka gagal menjadi sepasang suami istri. Terlebih mereka harus menerima paksaan nasib yang merupakan paksaan orang tuanya, harus menerima pasangan yang dipilih oleh orang tuanya. Hal ini membuat si gadis hidup merana, bahkan sampai pada akhirnya meninggal dunia setelah hidup merana karena sedih.

Download (PDF)


Author : Marah Rusli
Judul : Siti Nurbaya, Kasih Tak Sampai
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 1920
Tebal Buku : 271 halaman
Ebook : syauqy_arr

image00111

Siti Nurbaya merupakan tokoh utama dalam novel berjudul asli Siti Noerbaja karangan Marah Roesli yang diterbitkan oleh Balai Pustaka di era 1930′an.Dengan latar belakang adat budaya Minangkabau, novel ini berkisah tentang percintaan sepasang kekasih, Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri yang gagal karena keadaan dan budaya pada masa itu. Dalam novel ini kita juga bisa melihat betapa unsur budaya paternalisme dan juga feodalisme memiliki peranan penting dalam menentukan nasib.

Download

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Popular Posts